Friday, November 20, 2015

7 Unsur budaya dan Definisi Culture Shock


A. Definisi Budaya dan Unsur Yang Ada Di Dalamnya

Di dalam suatu bangsa pasti memiliki sebuah budaya , yang di mana budaya tersebut mewakili kegiatan atau aktivitas masyarakat bangsa tersebut,  kebudayaan atau  budaya itu sendiri adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi, terlepas dari definisi tersebut, jika kita ibaratkan budaya itu adalah sebuah rumah, maka agar rumah itu kuat harus memiliki sebuah pondasi, maka sama halnya dengan budaya yang memiliki unsur - unsur sebagai penguatnya, dan unsur tersebut terbagi menjadi 7 unsur:


  1. Bahasa
  2. Peralatan hidup dan teknologi
  3. Ekonomi  
  4. Kemasyarakatan dan organisasi sosial
  5. Ilmu pengetahuan
  6. Kesenian
  7. Kepercayaan, atau religi
1. Sistem Bahasa

Memiliki fungsi sebagai alat yang digunakan masyarakat untuk saling berkomunikasi, baik lewat tulisan, lisan ataupun gerakan, dengan tujuan untuk menyampaiakan maksud dan kemauan kepada lawan bicara atau orang lain.

2. Peralatan hidup atau Teknologi

Memiliki fungsi sebagai bagian dari  cara - cara atau teknik masyarakat  dalam hal memproduksi, memakai, serta memelihara segala perlatan dan perlengkapan yang mereka miliki.

3. Ekonomi

Memiliki fungsi sebagai  bentuk sistem bagaiman masyarakat memenuhi kebutuhannya atau mata pencaharian yang bentuknya tradisional ataupun modern.

4. Kemasyarakatan dan organisasi sosial

Memiliki bagian penting dalam sektor sosial untuk masyarakat dalam hal menjalin kekerabatan antar satu dengan lainnya, yang memiliki bentuk

5. Ilmu Pengetahuan

Memiliki fungsi sebagai sarana pembelajaran masyarakat tentang benda, sifat, dan keadaan. hal tersebut jika di sebutkan dengan detail menjadi, pengetahuan tentang alam, anatomi tubuh, serta ruang dan waktu.

6. Kesenian 

Memiliki peran sebagai sarana masyarakat meng - ekspresikan hasratnya akan keindahan yang di nikmati dengan mata ataupun telinga. sebagai makhluk yang di berikan karunia cita rasa tinggi, manusia dapat menciptakan berbagai corak dan bentuk kesenian mulai dari yang sederhana sampai dengan yang kompleks.

7. Kepercayaan atau religi

Memiliki peranan sebagai pemberi pengalaman batin dari kehidupan kejiwaan masyarakat yang kemudian menimbulkan perbuatan - perbuatan atau tingkah laku manusia yang dipersembahkan kepada suatu zat yang menguasai manusia dan seluruh alam semesta.


B. Culture Shock 

Culture Shock secara umum adalah perubahan nilai budaya seiring dengan perkembangan jaman dan wawasan yang makin berkembang ini biasanya terjadi pada orang yang secara tiba - tiba berpindah atau dipindahkan ke lingkungan yang baru.

Dalam hal ini penulis akan coba menceritakan pengalaman penulis tentang culture shock, Kejadian ini berlangsung tepatnya pada tahun 2001 dimana saat itu penulis untuk pertama kalinya dalam hidupnya merasakan kehidupan di Pondok Pesantren, tanpa di sadari ternyata banyak hal - hal baru yang penulis temui seperti tidur sekamar dengan teman-teman yang berbeda sifat, dan asal daerah kemudian kegiatan rutin bangun pada pukul jam 04.00 pagi sebelum shalat subuh, makan dan penggunaan kamar mandi yang harus mengantri atau bergantian. mungkin itu sebagian kecil pengalaman penulis dalam kondisi culture shock yang dapat penulis ceritakan.

Mepertahankan Budaya Indonesia Dalam Era Globalisasi

Ada pepatah mengatakan bahwa "mempertahankan itu lebih sulit dari pada membangun atau merebut", dan ternyata memang benar adanya, sama hal dengan yang terjadi pada kebudayaan, terutama budaya nasional kita budaya Indonesia, seiring berjalanya waktu dan perkembangan zaman yang cepat pada era globalisasi ini, perlahan tapi pasti budaya Indonesia mulai kehilangan wujudnya, tergerus oleh faktor internal maupun faktor eksternal yang mulai menjangkiti pikiran masyarakat di negara kita, lalu adakah solusi bagi kita sebagai masyarakat Indonesia untuk mengantisipasi kondisi ini, bagaimana caranya supaya kita dapat mempertahankan budaya Indonesia, agar nantinya budaya kita ini tidak menghilang dengan sempurna, maka dari itu di dalam artikel ini penulis akan coba memberikan beberapa gagasan yang berupa cara agar kita sebagai masyarakat indonesia dapat terus menghargai serta mempertahankan budaya Indonesia itu sendiri.

1. Mencoba Untuk Mengenali Budaya Indonesia

Sebagai masyarakat Indonesia yang lahir dan hidup di indonesia kita jangan seperti pepatah " kacang yang lupa kulitnya", atau kita melupakan apa yang telah di warisi oleh pendahulu - pendahulu kita di masa lampau salah satunya yaitu budaya, lalu  bagaiaman cara untuk mengenali budaya indonesia, kita bisa bertanya kepada orang tua, membaca buku yang berhubungan dengan budaya nasional, dan dengan kemajuan teknologi saaat ini kita juga bisa browsing di internet menggunakan komputer ataupun smart phone.

2. Mengadakan Festival Budaya

Festival budaya adalah salah satu metode pilihan agar budaya Indonesia tetap ada dan bisa di kenali oleh khalayak muda maupun tua yang belum mengenali seperti apa budaya Indonesia, contohnya dengan memamerkan karya seni seperti seni tari, buku - buku yang berisi tata cara atau adat istiadat, dan membuka stand kuliner kas daerah .

3. Mengajari kaum muda apa saja budaya Indonesia

Hal yang sangat membantu untuk kita yang sudah mengerti apa itu budaya bangsa Indonesia,  jika memang benar-benar di lakukan terus menerus, metode ini merupakan metode yang sangat mudah untuk kita lakukan, karena kita bisa memulai dari orang terdekat kita, bisa kaka, adik, sepupu, ataupun anak kita jika kita sudah bekeluarga.

4. Menganalisa dan Memilah Budaya Luar dengan benar

Merupakan sesuatu yang penting bagi kita masyarakat Indonesia untuk menganalisa budaya luar dan sedikit memilah mana yang positif dan negatif, karena konotasai negatif pada budaya luar tidak semuanya benar, contoh jika kita coba menghindar dan menutup diri dari budaya luar maka negara kita akan tertinggal oleh negara lain, terutama dalam bidang teknologi, maka dari itu kita sebagai masyarakat harus bisa mem - filter dengan hanya mengambil sisi positif dari budaya tersebut dan mengkombinasikannya dengan budaya kita, karena dengan begitu secara tidak langsung kita bisa membantu mengembangkan budaya kita sendiri.